Mengenal Bagian Bunga dan Fungsinya Secara Umum

Siapa yang tak menyukai bunga? Hampir semua orang tentunya menyukainya. Bunga merupakan sebuah simbol kecantikan, keanggunan, serta kasih sayang. Hal ini menjadi salah satu alasan dibalik banyaknya orang yang hobi merawat serta mengoleksi tanaman hias.

Terdapat beragam macam bunga seperti bunga mawar, melati, anggrek, sepatu, kamboja, dan lain sebagainya. Adanya bunga mampu mempercantik ruangan yang ada di rumah, baik indoor maupun outdoor. Berikut akan diulas beberapa bagian bunga yang perlu anda ketahui.

Beberapa Bagian Bunga dan Fungsinya

Secara umum terdapat empat bagian utama untuk struktur pada bunga yaitu mahkota bunga, kelopak bunga, benang sari, dan putik. Pada beberapa bunga juga terdapat bagian lain seperti tangkai bunga, dasar bunga, bakal biji, dan daun pelindung.

Mahkota Bunga

Mahkota bunga atau corolla ini merupakan bagian dari bunga yang paling mencolok. Fungsinya sendiri adalah untuk menarik serangga. Bagian mahkota ini biasanya berwarna warni sehingga mampu menciptakan keindahan.

Ukuran mahkota bunga juga paling besar dibanding dengan bagian lainnya. Warnanya yang sangat mencolok mampu menarik perhatian serangga untuk membantu proses penyerbukan. Secara morfologi, mahkota ini merupakan modifikasi daun dan berfungsi untuk melindungi organ reproduksi.

Kelopak Bunga

Bagian bunga selanjutnya ialah kelopak bunga yang disebut juga dengan calyx. Fungsinya untuk melindungi mahkota bunga ketika masih kuncup dan akan terbuka jika mahkota mekar. Biasanya kelopak bunga ini memiliki warna hijau yang menyerupai daun dan tak seindah mahkota bunga.

Struktur ini juga menutupi bagian dari bunga yang lainnya ketika masih belum mekar atau kuncup. Secara morfologi kelopak bunga ini merupakan modifikasi dari daun. Letaknya sendiri berada di bagian paling luar bunga.

Benang Sari

Bagian benang sari merupakan yang paling umum. Fungsi dari benang sari ialah sebagai alat kelamin jantan atau yang dikenal sebagai androecium. Biasanya bunga terdiri dari empat kotak sari atau mikrosporangia yaitu sebagai organ reproduksi jantan pada bunga.

Benang sari pada umumnya terdiri dari tiga bagian yaitu :

  1. Tangkai sari atau filament, yaitu bagian dari benang sari yang membuat posisi kepala sari berada cukup tinggi dari bunga serta untuk membantu proses penyerbukan bunga.
  2. Kepala sari atau anter, yaitu bagian yang paling ujung dari tangkai sari dengan berbagai ruang untuk dapat menampung serbuk sari.
  3. Serbuk sari atau polen, yaitu bagian dari benang sari yang terdiri dari beberapa sel kelamin jantan yang digunakan saat proses penyerbukan.
    Putik

Tak hanya benang sari, putik juga menjadi struktur bunga yang cukup umum. Fungsinya ialah sebagai alat kelamin betina yang dikenal dengan gynoecium. Umumnya putik ini terletak pada bagian tengah bunga yang mengandung sel telur untuk proses pertumbuhan.

Putik pada umumnya terdiri dari beberapa bagian yaitu :

– Tangkai putik atau stylus, yaitu bagian dari putik yang membuat posisi kepalanya berada cukup tinggi dari bunga serta membantu proses penyerbukan bunga.
– Kepala putik atau stigma, yaitu bagian dari putik yang terletak paling ujung atau pucuk dari putik.
– Bakal buah atau ovarium, yaitu bagian dari putik yang mengandung sel telur dan terletak di dasar bunga.

Bakal Buah

Bakal buah disebut juga sebagai ovarium, yang sebenarnya termasuk ke dalam bagian putik. Namun karena perannya yang penting terkadang bagian ini diklasifikasikan sebagai struktur dari bunga yang berdiri sendiri.

Bagian ini mengandung sel telur yang terletak pada dasar bunga. Fungsinya adalah sebagai tempat terjadinya pembuahan, dimana terjadi peleburan antara gamet jantan dengan gamet betina. Sehingga terdapat kemungkinan terbentuknya bakal buah.

Bakal Biji

Struktur bunga ini biasanya bisa ditemui pada tumbuhan yang berbiji. Fungsi dari bakal biji adalah untuk melindungi dan menjadi tempat pertemuan beberapa sel telur yang dibuahi serbuk sari melalui proses penyerbukan.

Apabila bakal biji dibuahi maka akan berkembang menjadi biji. Pada sekelompok tumbuhan berbunga, umumnya bakal biji terbungkus oleh bakal buah atau ovarium. Sedangkan untuk kelompok tumbuhan berbiji, bagian ini terbuka dan dapat terlihat secara langsung.

Tangkai Bunga

Nama lain dari bagian ini ialah pedicellus, yang berada tepat di bagian bawah bunga dan bertindak sebagai pendukung terakhir cabang bunga.

Fungsi tangkai bunga ini ialah menjadi penghubung antara bunga dengan ranting atau sebagai penopang bunga.

Dasar Bunga

Terletak di bagian ujung bawah, dasar bunga ini merupakan bagian ujung bunga sesudah bagian tangkai bunga. Nama latin dari dasar bunga ialah receptacle, yang memiliki fungsi sebagai tempat melekatnya mahkota bunga serta bagian lainnya.

Daun Pelindung

Meski tak selalu ada di semua jenis bunga, namun daun pelindung juga merupakan bagian dari bunga yang penting. Disebut juga dengan brachtea, daun pelindung ini memiliki fungsi sebagai tempat tumbuh bunga.

Lihat : Jasa Pembuatan Taman Bunga Surabaya

Daun Tangkai

Disebut juga sebagai brachteola, daun tangkai ini berbeda dari daun pelindung karena terletak di pangkal tangkai bunga. Fungsi bunga pada bagian ini ialah sebagai pelindung dari berbagai bagian yang ada di bunga.

Itulah beberapa bagian serta fungsi dari bunga secara umum yang bisa dijadikan sebagai referensi anda. Apabila anda menyukai berbagai tumbuhan berbunga, maka anda bisa menambahkan tanaman ini di halaman hunian anda agar terlihat cantik.

Editor: | Update: Oktober 22, 2020

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *