Skill Bahasa Inggris yang Paling Dicari HRD Saat Ini

Skill Bahasa Inggris yang Paling Dicari HRD Saat Ini

Di era globalisasi dan digital seperti sekarang, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi dianggap sebagai “nilai tambah” semata. Bahasa Inggris telah menjadi keterampilan yang wajib dimiliki oleh hampir semua profesional di berbagai sektor industri. Perusahaan-perusahaan besar, startup internasional, maupun organisasi multi-nasional kini menempatkan kompetensi bahasa Inggris sebagai parameter penting dalam proses rekrutmen.

Human Resources Development (HRD) tidak hanya mencari kandidat yang bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, tetapi juga memahami konteks percakapan bisnis, menulis laporan yang efektif, serta beradaptasi dalam lingkungan kerja yang multikultural. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif skill bahasa Inggris yang paling dicari HRD saat ini, mengapa masing-masing skill penting, dan bagaimana cara membangunnya.


Contents

1. English Communication Skills (Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris)

1.1 Speaking (Berbicara)

Kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris termasuk yang paling sering diminta. HRD mencari kandidat yang tidak hanya dapat berbicara secara lancar, tetapi juga jelas, tepat, dan efektif dalam berbagai situasi — seperti rapat, presentasi, negosiasi, maupun percakapan bisnis formal.

Mengapa Skill Ini Penting?

  • Komunikasi verbal yang efektif membantu mengurangi miskomunikasi.
  • Mempengaruhi kemampuan menjalin hubungan dengan klien internasional.
  • Mencerminkan profesionalitas dan kepercayaan diri.

Komponen Utama Speaking yang Dicari:

  1. Pronunciation & Intonation
    Kemampuan mengucapkan kata dengan jelas agar lawan bicara mudah memahami, bahkan bila aksen berbeda.
  2. Fluency (Kefasihan)
    Berbicara tanpa terlalu banyak jeda, mengulang kata, atau mencari kata yang tepat terlalu lama.
  3. Accuracy (Ketepatan)
    Menggunakan tata bahasa yang benar dalam konteks percakapan.
  4. Confidence
    Keyakinan dalam berbicara di depan audiens tanpa terlalu banyak ragu.

1.2 Listening (Mendengarkan)

Kemampuan mendengarkan dengan baik sering kali dianggap remeh, tetapi HRD tahu bahwa ini adalah fondasi komunikasi yang efektif. Listening yang kuat memungkinkan karyawan memahami instruksi, diskusi tim, feedback atasan, ataupun materi pelatihan dalam Bahasa Inggris.

Tantangan Utama Listening:

  • Variasi aksen (American, British, Australian, dll.)
  • Kecepatan bicara pembicara
  • Vocabs yang teknikal atau spesifik industri

Tips Meningkatkan Listening:

  • Rutin mendengarkan podcast bahasa Inggris.
  • Menonton video/film tanpa subtitle.
  • Berlatih dengan audio percakapan nyata.

1.3 Reading (Membaca)

Dalam dunia profesional, kemampuan membaca Bahasa Inggris berpengaruh pada produktivitas. Kandidat yang cepat memahami dokumen, email, laporan, dan artikel berbahasa Inggris dianggap bernilai tinggi.

Kemampuan Reading yang Dicari:

  • Skimming & Scanning: untuk menemukan informasi penting dengan cepat.
  • Comprehension: memahami arti secara keseluruhan, bukan terjemahan per kata.
  • Terminologi industri: familiar dengan vocab khusus bidang pekerjaan (finance, marketing, IT, engineering).

1.4 Writing (Menulis)

Tulisan Bahasa Inggris dalam konteks profesional mencakup:

  • Email bisnis
  • Proposal atau laporan
  • Dokumen presentasi
  • Chat profesional (Slack, Teams, dll.)

HRD mencari kandidat yang:

  • Menulis dengan struktur yang jelas
  • Tanpa grammar error fatal
  • Memiliki tone komunikasi yang tepat

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari:

  • Penggunaan tense yang salah
  • Struktur kalimat membingungkan
  • Kosakata yang tidak sesuai konteks

2. English for Specific Purposes (ESP)

Bahasa Inggris bukan sekadar umum. Di dunia kerja profesional, banyak perusahaan mencari kandidat dengan kemampuan Bahasa Inggris yang terfokus pada bidang atau fungsi tertentu (ESP).

2.1 Business English (Bahasa Inggris Bisnis)

Business English mengacu pada istilah, struktur, dan situasi yang umum dipakai dalam dunia bisnis.

Contoh aplikasi:

  • Email negosiasi
  • Presentasi proyek
  • Laporan kuartal
  • Rapat tim

HRD sangat menghargai kandidat yang:

  • Paham kosakata bisnis dasar (e.g., stakeholders, margin, KPI, deliverables)
  • Efektif menyampaikan ide dalam situasi formal

2.2 English for Customer Service

Untuk posisi front-line seperti customer service, sales support, maupun technical support, kemampuan bahasa Inggris digunakan untuk:

  • Menjawab telepon/email dari pelanggan internasional.
  • Menyelesaikan komplain dengan sopan dan efektif.
  • Memberikan instruksi yang jelas.

Skill khusus di sini mencakup:

  • Politeness strategies (cara berbicara yang sopan)
  • Active listening
  • Problem-solving phrases

2.3 English for IT & Technical Fields

Dalam industri teknologi, banyak istilah dan komunikasi dilakukan dalam bahasa Inggris.

Contoh:

  • Dokumentasi teknis
  • Penulisan kode (syntax bahasa Inggris)
  • Reading API doc, manual teknis

HRD mencari kandidat yang mampu:

  • Membaca artikel teknis
  • Berkomunikasi dengan tim dev global
  • Menulis dokumentasi jelas

2.4 English for Marketing & Sales

Marketing dan Sales memerlukan kemampuan:

  • Menyusun copywriting yang menarik
  • Menjelaskan produk secara persuasive
  • Membuat materi promosi untuk target internasional

Orbital skill yang dicari HRD:

  • Vocabulary persuasi
  • Pengetahuan digital marketing dalam Bahasa Inggris
  • Pitching verbal dan tulisan

3. Soft Skills dalam Bahasa Inggris

Selain kemampuan teknis berbahasa Inggris, HRD juga mencari soft skills yang diperkuat dengan Bahasa Inggris.

3.1 Critical Thinking (Berpikir Kritis)

Bahasa Inggris bukan hanya soal berbicara, tetapi juga berpikir dalam bahasa tersebut untuk:

  • Menganalisis masalah
  • Membuat keputusan
  • Menyampaikan pendapat secara logis

HRD menghargai kandidat yang mampu:

  • Menanggapi masalah kompleks dengan argument yang jelas
  • Menulis esai argumentatif dalam Bahasa Inggris
  • Menyampaikan poin penting tanpa redundansi

3.2 Presentation Skills (Presentasi dalam Bahasa Inggris)

Presentasi merupakan momen penting dalam pekerjaan profesional — baik internal maupun eksternal. HRD mencari kandidat yang:

  • Dapat menyusun presentasi yang efektif
  • Menyampaikan pesan yang jelas dan persuasif dalam Bahasa Inggris
  • Menggunakan visual aids secara efektif

Kriteria penilaian HRD:

  • Rangkaian kalimat yang profesional
  • Intonasi dan kecepatan bicara yang tepat
  • Interaksi dengan audiens

3.3 Cross-Cultural Communication (Komunikasi Lintas Budaya)

Kerja dengan tim internasional memerlukan sensitivitas budaya. HRD lebih menyukai kandidat yang:

  • Memahami perbedaan budaya
  • Tidak menyinggung norma komunikasi internasional
  • Dapat menyesuaikan gaya komunikasi dengan audiens yang berbeda

4. Mengapa HRD Mengutamakan Skill Bahasa Inggris?

4.1 Globalisasi Pasar Kerja

Perusahaan tidak lagi bekerja secara lokal. Mereka memiliki:

  • Client internasional
  • Tim remote dari berbagai negara
  • Partner global

Bahasa Inggris menjadi lingua franca global.


4.2 Teknologi & Informasi Berbahasa Inggris

Sebagian besar konten profesional — termasuk dokumentasi teknis, artikel riset, wacana bisnis — tersedia dalam bahasa Inggris.

HRD mencari kandidat yang:

  • Tidak tergantung pada terjemahan
  • Mampu belajar mandiri lewat sumber berbahasa Inggris
  • Cepat menangkap perkembangan industri

4.3 Kompetisi yang Intens

Di era digital, lebih banyak talenta yang berkualitas. Skill bahasa Inggris menjadi salah satu pembeda kompetitif yang nyata dalam CV.


5. Level Bahasa Inggris & Standar yang Dicari

HRD sering menggunakan standar kemampuan bahasa Inggris, seperti:

5.1 CEFR (Common European Framework of Reference)

  • A1–A2: Beginner
  • B1–B2: Intermediate (sering jadi minimum)
  • C1–C2: Advanced (di banyak perusahaan global diperlukan)

Banyak HRD mencari kandidat dengan minimal level B2 untuk peran profesional.


5.2 TOEFL / IELTS / Duolingo Scores

Beberapa perusahaan mewajibkan skor tertentu sebagai bukti kemampuan:

  • TOEFL iBT: ± 70–90 untuk posisi profesional
  • IELTS: ± 6.0–7.0
  • Duolingo: ± 100+

Meskipun tidak selalu wajib, skor formal bisa mempengaruhi pertimbangan HRD.


6. Contoh Keterampilan Bahasa Inggris di CV yang Menarik HRD

Saat menulis CV, kandidat perlu menampilkan kemampuan bahasa Inggris secara spesifik, misalnya:


Contoh Format Penulisan Bahasa Inggris di CV:

Language Skills

  • English — Professional working proficiency (B2)
  • TOEFL iBT — 92
  • English for Business Communication (Advanced)

Contoh Bullet yang Menonjol:

  • Conducted weekly team meetings in English with international stakeholders.
  • Drafted quarterly business reports in English.
  • Responded to customer inquiries in English with a 98% satisfaction rate.

7. Tips Meningkatkan Skill Bahasa Inggris yang Dicari HRD

7.1 Latihan Berbicara (Speaking Practice)

  • Cari partner bicara
  • Ikut klub bahasa Inggris
  • Berlatih presentasi secara berkala

7.2 Listening Authentic English

  • Podcast profesional
  • Webinar internasional
  • TED Talks

7.3 Reading & Writing Intensif

  • Membaca artikel bisnis
  • Menulis blog
  • Mengerjakan latihan grammar reguler

7.4 Sertifikasi Bahasa Inggris

Mendapatkan bukti sertifikasi resmi memperkuat kredibilitas di mata perekrut.


8. Kesalahan Umum dalam Bahasa Inggris yang Harus Dihindari di Dunia Kerja

8.1 Terjemahan Harfiah dari Bahasa Indonesia

Banyak yang masih langsung menerjemahkan kalimat dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris secara literal, yang sering kali menghasilkan kalimat tidak natural atau bahkan salah makna.


8.2 Over-Formal atau Under-Formal

Bahasa Inggris profesional tidak selalu harus sangat formal, tetapi kontekstual dan tepat.


8.3 Grammar & Punctuation Errors

Kesalahan kecil seperti penggunaan tanda baca yang salah atau tense yang tidak tepat dapat merusak profesionalitas tulisan.


9. Kasus-Kasus Nyata: Kenapa Bahasa Inggris Jadi Penentu?

9.1 Wawancara dengan Klien Internasional

Bayangkan seorang sales harus menjelaskan produk kepada klien dari Jepang atau Eropa — kemampuan bahasa Inggris yang kuat sangat menentukan kesuksesan closing deal.


9.2 Proyek Kolaborasi Global

Tim yang tersebar di berbagai negara melakukan meeting rutin — peserta yang tidak fasih dalam bahasa Inggris akan tertinggal dalam diskusi proyek.


10. Kiat Sukses Lolos Rekrutmen dengan Skill Bahasa Inggris

10.1 Tunjukkan Kemampuan Spesifik

Gunakan angka, hasil nyata, dan contoh situasi kerja saat menyatakan kemampuan bahasa Inggrismu.


10.2 Prepare Interview Bahasa Inggris

Berlatih menjawab pertanyaan wawancara dalam bahasa Inggris untuk mengurangi grogi.


10.3 Gunakan Bahasa Inggris yang Natural & Profesional

Hindari penggunaan slang atau istilah yang terlalu informal saat berada dalam konteks profesional.


Penutup

Kemampuan bahasa Inggris lebih dari sekadar “bisa bicara”. HRD saat ini mencari kandidat yang:

  • Mampu berpikir, bekerja, dan berkomunikasi secara efektif dalam Bahasa Inggris.
  • Memiliki kompetensi yang dapat diaplikasikan dalam tugas sehari-hari.
  • Memahami konteks industri dan istilah yang relevan.

Dengan memahami skill-skill yang paling dicari HRD — dan secara aktif mengasahnya — kamu akan meningkatkan peluangmu untuk:
✔ Diterima kerja di perusahaan global
✔ Mendapatkan peluang karier internasional
✔ Berkontribusi maksimal dalam tim multibahasa