20 Kesalahan Umum Peserta Kursus Bahasa Inggris dan Cara Menghindarinya

Mengikuti kursus Bahasa Inggris sering dianggap sebagai solusi utama agar cepat mahir berbahasa. Banyak peserta datang dengan harapan besar: bisa lancar berbicara, percaya diri, dan siap menghadapi tuntutan akademik maupun profesional. Namun pada praktiknya, tidak sedikit peserta kursus yang merasa sudah belajar cukup lama tetapi hasilnya belum sesuai harapan.

Masalahnya sering kali bukan pada kualitas kursus, melainkan pada kesalahan-kesalahan kecil namun berulang yang dilakukan oleh peserta sendiri. Kesalahan ini terlihat sepele, tetapi jika dibiarkan terus-menerus, dapat memperlambat perkembangan bahkan membuat proses belajar terasa stagnan.

Artikel ini akan membahas 20 kesalahan umum yang sering dilakukan peserta kursus Bahasa Inggris, lengkap dengan cara menghindarinya. Dengan memahami dan memperbaiki kesalahan-kesalahan ini, proses belajar akan menjadi lebih efektif, efisien, dan menyenangkan.

1. Tidak Memiliki Tujuan Belajar yang Jelas

Banyak peserta kursus mengikuti kelas hanya karena ikut-ikutan atau merasa “Bahasa Inggris itu penting”, tanpa tujuan spesifik.

Cara menghindarinya:
Tentukan tujuan sejak awal, misalnya ingin lancar conversation, mencapai skor IELTS tertentu, atau siap presentasi kerja. Tujuan yang jelas akan membuat belajar lebih terarah.

2. Menganggap Kursus Sebagai Satu-Satunya Sumber Belajar

Sebagian peserta berharap cukup datang ke kelas, lalu otomatis menjadi mahir.

Cara menghindarinya:
Anggap kursus sebagai pemandu, bukan satu-satunya jalan. Latihan mandiri di luar kelas adalah kunci utama kemajuan.

3. Terlalu Takut Salah Saat Berbicara

Rasa takut salah membuat banyak peserta memilih diam daripada mencoba berbicara.

Cara menghindarinya:
Sadari bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Semakin sering salah, semakin cepat belajar.

4. Terlalu Fokus pada Grammar

Grammar memang penting, tetapi terlalu fokus pada teori sering membuat peserta ragu berbicara.

Cara menghindarinya:
Seimbangkan grammar dengan praktik speaking dan listening. Komunikasi lebih penting daripada struktur sempurna.

5. Kurang Aktif di Kelas

Datang ke kelas tetapi hanya menjadi pendengar pasif.

Cara menghindarinya:
Aktif bertanya, menjawab, dan terlibat dalam diskusi. Semakin aktif, semakin cepat berkembang.

6. Tidak Konsisten Mengikuti Kursus

Sering absen atau belajar tidak teratur akan menghambat progres.

Cara menghindarinya:
Buat jadwal yang realistis dan jadikan kursus sebagai komitmen, bukan aktivitas sampingan.

7. Menghafal Kosakata Tanpa Konteks

Menghafal daftar kata tanpa tahu cara penggunaannya.

Cara menghindarinya:
Pelajari kosakata dalam kalimat dan situasi nyata agar lebih mudah diingat dan digunakan.

8. Tidak Melatih Listening Secara Serius

Banyak peserta hanya fokus berbicara dan menulis, tetapi mengabaikan listening.

Cara menghindarinya:
Biasakan mendengarkan audio atau video berbahasa Inggris setiap hari.

9. Terlalu Bergantung pada Bahasa Indonesia

Sering menerjemahkan kata demi kata dari Bahasa Indonesia.

Cara menghindarinya:
Mulai berpikir langsung dalam Bahasa Inggris, meski dengan kalimat sederhana.

10. Tidak Mengulang Materi di Rumah

Materi yang dipelajari di kelas mudah lupa jika tidak diulang.

Cara menghindarinya:
Luangkan waktu singkat untuk review setelah kelas, meski hanya 15–20 menit.

11. Membandingkan Diri dengan Peserta Lain

Melihat kemajuan orang lain bisa membuat minder.

Cara menghindarinya:
Fokus pada progres diri sendiri. Setiap orang punya kecepatan belajar yang berbeda.

12. Tidak Berani Bertanya

Takut dianggap tidak pintar membuat peserta enggan bertanya.

Cara menghindarinya:
Ingat bahwa kelas adalah tempat belajar. Bertanya justru mempercepat pemahaman.

13. Mengandalkan Catatan Tanpa Praktik

Catatan rapi tidak menjamin kemampuan berbicara.

Cara menghindarinya:
Gunakan catatan sebagai alat bantu, lalu praktikkan dalam percakapan nyata.

14. Jarang Berlatih Speaking di Luar Kelas

Speaking hanya dilakukan saat kelas berlangsung.

Cara menghindarinya:
Latih speaking setiap hari, meski hanya berbicara dengan diri sendiri.

15. Tidak Memanfaatkan Teknologi

Mengabaikan aplikasi dan media belajar yang tersedia.

Cara menghindarinya:
Manfaatkan podcast, video, aplikasi, dan platform online untuk memperkaya latihan.

16. Mengharapkan Hasil Instan

Ingin cepat lancar dalam waktu singkat.

Cara menghindarinya:
Pahami bahwa belajar bahasa adalah proses jangka menengah hingga panjang.

17. Tidak Mengenali Gaya Belajar Sendiri

Mengikuti metode belajar yang tidak cocok.

Cara menghindarinya:
Kenali apakah Anda lebih visual, auditori, atau kinestetik, lalu sesuaikan cara belajar.

18. Kurang Percaya Diri

Merasa kemampuan selalu kurang dibandingkan kenyataan.

Cara menghindarinya:
Rayakan kemajuan kecil dan bangun kepercayaan diri secara bertahap.

19. Tidak Mengevaluasi Perkembangan

Belajar tanpa tahu sejauh mana progresnya.

Cara menghindarinya:
Lakukan evaluasi berkala, baik melalui tes maupun refleksi pribadi.

20. Berhenti di Tengah Jalan

Menyerah karena merasa tidak ada perkembangan.

Cara menghindarinya:
Ingat kembali tujuan awal dan fokus pada proses, bukan hanya hasil cepat.

Kesimpulan

Kesalahan dalam belajar Bahasa Inggris adalah hal yang wajar, terutama bagi peserta kursus. Namun, kesalahan yang tidak disadari dan terus diulang dapat menghambat perkembangan secara signifikan. Dengan mengenali 20 kesalahan umum di atas dan memahami cara menghindarinya, peserta kursus dapat belajar dengan lebih efektif dan percaya diri.

Kursus Bahasa Inggris akan memberikan hasil maksimal jika diimbangi dengan sikap aktif, konsistensi, dan latihan mandiri. Ingatlah bahwa kemahiran Bahasa Inggris bukan hasil dari satu langkah besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus.