Salah satu pertanyaan paling sering muncul sebelum seseorang memutuskan ikut kursus Bahasa Inggris adalah: “Berapa lama sampai saya bisa mahir?” Pertanyaan ini terdengar sederhana, tetapi jawabannya tidak sesingkat itu. Banyak iklan kursus menjanjikan bisa lancar Bahasa Inggris dalam hitungan minggu atau bulan. Di sisi lain, ada juga yang belajar bertahun-tahun tetapi merasa kemampuannya tidak berkembang signifikan.
Pada kenyataannya, kemahiran Bahasa Inggris tidak bisa diukur hanya dari lamanya waktu kursus. Ada banyak faktor yang memengaruhi kecepatan seseorang dalam menguasai bahasa, mulai dari level awal, intensitas belajar, metode kursus, hingga kebiasaan latihan di luar kelas.
Artikel ini akan membahas secara realistis berapa lama waktu ideal untuk mahir Bahasa Inggris melalui kursus, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta tips agar proses belajar menjadi lebih efektif dan tidak terasa sia-sia.
Contents
- 1 Apa yang Dimaksud dengan “Mahir” Bahasa Inggris?
- 2 Level Kemampuan Bahasa Inggris dan Estimasi Waktunya
- 3 Faktor yang Memengaruhi Lamanya Waktu Belajar
- 4 Kursus Intensif vs Kursus Reguler: Mana Lebih Cepat?
- 5 Kesalahan Umum yang Membuat Belajar Lama Mahir
- 6 Tips Agar Lebih Cepat Mahir Bahasa Inggris Lewat Kursus
- 7 Kesimpulan
- 8 Related Posts
Apa yang Dimaksud dengan “Mahir” Bahasa Inggris?
Sebelum membahas durasi waktu, penting untuk menyamakan persepsi tentang arti kata mahir. Bagi setiap orang, makna mahir bisa berbeda.
Bagi sebagian orang, mahir berarti:
- Bisa berbicara lancar dalam percakapan sehari-hari
- Percaya diri berbincang dengan orang asing
Bagi yang lain, mahir bisa berarti:
- Mencapai skor TOEFL atau IELTS tertentu
- Mampu bekerja dan presentasi penuh dalam Bahasa Inggris
- Menulis email dan laporan profesional tanpa kesulitan
Karena tujuan setiap orang berbeda, maka waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya pun tidak sama. Kursus Bahasa Inggris biasanya membantu peserta mencapai tujuan spesifik, bukan sekadar “bisa Bahasa Inggris” secara umum.
Level Kemampuan Bahasa Inggris dan Estimasi Waktunya
Untuk memahami durasi belajar secara lebih objektif, kemampuan Bahasa Inggris sering dikategorikan berdasarkan standar internasional seperti CEFR (Common European Framework of Reference for Languages): A1, A2, B1, B2, C1, dan C2.
Level Pemula (Beginner – A1 & A2)
Pada level ini, peserta baru mulai memahami dasar-dasar Bahasa Inggris, seperti kosakata sederhana, kalimat dasar, dan percakapan ringan.
Estimasi waktu melalui kursus:
- 3–6 bulan dengan intensitas 2–3 kali per minggu
Di tahap ini, peserta biasanya mulai bisa memperkenalkan diri, bertanya arah, memesan makanan, dan memahami percakapan sederhana. Kursus sangat membantu karena memberikan struktur belajar yang jelas.
Level Menengah (Intermediate – B1 & B2)
Di level menengah, peserta sudah bisa berkomunikasi lebih lancar, memahami topik umum, dan menyampaikan pendapat.
Estimasi waktu:
- 6–12 bulan kursus teratur
Pada tahap ini, banyak peserta merasa perkembangan mulai melambat. Ini normal, karena materi menjadi lebih kompleks. Konsistensi dan latihan aktif sangat menentukan keberhasilan di level ini.
Level Mahir (Advanced – C1 & C2)
Level mahir berarti mampu menggunakan Bahasa Inggris secara fleksibel dan efektif untuk keperluan akademik atau profesional.
Estimasi waktu:
- 1–2 tahun atau lebih, tergantung tujuan dan intensitas
Di level ini, kursus biasanya bersifat spesifik, seperti Business English, Academic Writing, atau persiapan ujian internasional.
Faktor yang Memengaruhi Lamanya Waktu Belajar
1. Level Awal Peserta
Seseorang yang sudah memiliki dasar Bahasa Inggris akan berkembang jauh lebih cepat dibandingkan pemula total. Oleh karena itu, tes penempatan (placement test) sangat penting sebelum mulai kursus.
2. Intensitas dan Konsistensi Kursus
Kursus 1 kali seminggu tentu hasilnya berbeda dengan kursus intensif 4–5 kali seminggu. Namun, konsistensi lebih penting daripada sekadar frekuensi tinggi dalam waktu singkat.
3. Metode Pembelajaran
Kursus dengan metode komunikatif, interaktif, dan berbasis praktik cenderung lebih efektif dibandingkan metode yang terlalu teoritis. Speaking, listening, dan feedback langsung mempercepat proses belajar.
4. Latihan di Luar Kelas
Kursus hanyalah pemicu. Kemajuan terbesar justru datang dari kebiasaan menggunakan Bahasa Inggris di luar kelas, seperti:
- Menonton film tanpa subtitle
- Mendengarkan podcast
- Membaca artikel berbahasa Inggris
- Berlatih berbicara setiap hari
Tanpa latihan mandiri, kemajuan akan terasa lambat meskipun mengikuti kursus terbaik.
5. Tujuan Belajar yang Jelas
Peserta dengan tujuan spesifik (misalnya skor IELTS 7.0 atau bisa presentasi kerja) cenderung lebih cepat berkembang karena fokus belajarnya terarah.
Kursus Intensif vs Kursus Reguler: Mana Lebih Cepat?
Kursus intensif biasanya menawarkan durasi belajar lebih singkat dengan jam belajar yang padat. Cocok untuk kebutuhan mendesak, seperti persiapan ujian atau pekerjaan.
Kursus reguler lebih santai dan cocok untuk jangka panjang. Hasilnya mungkin tidak instan, tetapi lebih stabil dan berkelanjutan.
Pilihan terbaik tergantung pada waktu, energi, dan target masing-masing peserta.
Kesalahan Umum yang Membuat Belajar Lama Mahir
- Terlalu fokus pada grammar tanpa praktik.
- Takut salah saat berbicara.
- Tidak konsisten ikut kursus.
- Mengandalkan kelas saja tanpa latihan mandiri.
- Tidak memiliki target yang jelas.
Menghindari kesalahan ini dapat memangkas waktu belajar secara signifikan.
Tips Agar Lebih Cepat Mahir Bahasa Inggris Lewat Kursus
- Tetapkan target realistis dan terukur.
- Pilih jenis kursus sesuai tujuan.
- Gunakan Bahasa Inggris setiap hari, meski sedikit.
- Jangan takut salah dan aktif berbicara.
- Evaluasi progres secara berkala.
Dengan strategi yang tepat, waktu belajar bisa jauh lebih efisien.
Kesimpulan
Tidak ada jawaban tunggal untuk pertanyaan berapa lama waktu ideal untuk mahir Bahasa Inggris lewat kursus. Secara umum, dibutuhkan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun, tergantung level awal, tujuan, intensitas kursus, dan konsistensi latihan.
Kursus Bahasa Inggris adalah alat bantu yang sangat efektif jika digunakan dengan benar. Namun, kunci utama keberhasilan tetap terletak pada komitmen dan kebiasaan menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Alih-alih mencari jalan pintas, fokuslah pada proses belajar yang konsisten dan terarah. Dengan begitu, kemahiran Bahasa Inggris bukan lagi sekadar target, melainkan hasil yang pasti bisa dicapai.