Kabar Aplikasi Matel, Bermafaat Jika dijalankan secara benar

Berita Aplikasi mata elang & OJK

Dalam 1 bulan terakhir ini ada berita bahwa aplikasi mata elang, matel diminta diblokir oleh OJK, namun jika diletiti lebih jauh sebenarnya Aplikasi milik debt-collector / DC berguna dimana semua prosedur // SOP dijalankan secara tepat dan benar.

Konsep dasar aplikasi mata elang adalah data matel yang bersumber dari leasing, finance. tentunya pihak leasing mengeluarkan data matel ke DC telah melewati prosedur tahapan sepeti surat peringatan, dll. yang akhirnya membuat data matel.

Ssebenarnya apabila dari pihak nasabah finance mengikuti prosedur tentang keterlambatan hutang tentunya status data matel bisa saja di cabut sewaktu2, karena DC yang dilapangan setiap dapat unit kendaraan lewat aplikasi matel akan konfirmasi ke pihak leasing terkait.

Prosedur, sistem kerja aplikasi mata elang

  1. Aplikasi hanya boleh digunakan oleh DC yang terdaftar
  2. Anggota matel lapangan akan mengecek lewat aplikasi untuk semua kendaraan yang lewat secara random berdasarkan nomer polisi bisanya di tempat rame: terminal, simpang lima, bandara, pelabuhan, dll.
  3. Jika dalam proses pengecekan ditemukan data cocok, maka kendaraan merupakan target eksekusi (Pantauan)
  4. Segera konfirmasi & membuat Laporan kepada ketua prokol matel setempat
  5. Prokol matel meminta / melengkapi dengan surat SK [surat penarikan asset resmi] dari perusahaan finance / leasing untuk proses eksekusi (pengamanan kendaraan)
  6. Proses eksekusi kendaraan harus dilakukan secara benar, sopan, NO intimidasi, NO pemerasan dan tanpa kekerasan bisa juga dibantu anggota kepolisian jika debitur mencoba kabur / melawan
  7. Pengamanan unit untuk di verifikasi data + proses pengadilan atau bisa langsung diserahkan ke pihak finance

Kesalahan Oknum anggota matel dilapangan

Mengingat anggota matel, DC, debt-collector merupakan orang lapangan yang kadang memiliki jiwa sedikit sensitif maka bisa saja terjadi pelanggaran SOP, namun tidak semua anggota matel melanggar ini hanya oknum.

berikut kasus yg sering terjadi dilapangan:

  1. Eksekusi kendaraan secara paksa, kasar bahkan intimidasi kepada konsumen
  2. Menjual secara pribadi kendaraan hasil eksekusi (tidak diserahkan ke financance)
  3. Membawa surat SK tidak resmi (kasus ini jarang terjadi namun ada).

Pelanggaran anggota matel tentunya merugikan / membuat resah tidak nyaman kreditur finance sehingga sering banyak aduan, pelaporan yang ditujukan ke anggota matel.

Kesimpulan

Jika regulasi finance dan DC / anggota matel dijalankan secara benar dengan standar SOP maka aplikasi mata elang memberikan manfaat dimana lebih mudah menemukan kendaraan (asset) yang status kredit macet / ngemplang bisa di selesaikan (temukan).

Pro aktif juga untuk konsumen atau kreditur kendaraan jika mengalami keterlambatan melebihi batas waktu, harus lapor ke pihak finance sehingga data tidak masuk lagi ke Aplikasi matel.

Perlu diingat semua data matel yang masuk, tentunya telah melewati tahapan2 seperti surat peringatan, panggilan oleh leasing terkait dan memasukan data ke APK matel adalah proses yang paling akhir karena sudah masuk / terindikasi NGEMPLANG.

Baca Juga Mengenal lebih dalam tentang aplikasi matel + detail2 nya di:

MATEL: Aplikasi Cek Mobil, Motor Kredit Macet [debt collector]



Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *