Cara Menghitung Rangka Atap Baja Ringan (Volume)

Menghitung Luas, Volume Kebutuhan Atapa Baja Ringan

Teknik Cara Menghitung atap baja ringan tidaklah sulit, Umumnya, rangka atap baja ringan dihitung dengan menggunakan satuan: meter persegi.

Manfaat utama dalam proses hitungan luas atap baja ringan tepat, kita akan mengetahui berapa kebutuhan material pendukung lainya seperti: genteng metal, baja ringan kaso, skrup baja, dll.

 

Rumus hitung baja ringan

Rumus yang digunakan untuk menghitung volume rangka atap baja ringan adalah sebagai berikut :

Volume = ( Panjang Bangunan + Overstek Genteng ) x ( Lebar Bangunan + Overstek Genteng ) / Derajat Kemiringan Atap Genteng ( cos derajat )

 

Contoh Aplikasi Hitung

Rumah dengan ukuran 8 x 8 meter, masing-masing atap memiliki overstek panjang 1 meter, kemiringan atap yang dimiliki adalah berkisar 35 derajat. Berdasarkan data-data tersebut, maka volume rangka atap baja ringan dari rumah tersebut adalah?

  • Panjang bangunan = 8 + 1 + 1        = 10 m
  • Lebar bangunan = 8 + 1 + 1            = 10 m
  • Derajat kemiringan = cos 35          = 0,819

Berapa Volume atap baja ringan yang diperlukan ?

Jawab:

Total oversteck masing: 2

  • Volume = ( 8m + 2 ) x ( 8m + 2 ) / 0,819
  • Hasil Volume = 10 x 10 / 0,819 = 122 m2

 

Admin hanya share cara hitung volume atap baja ringan, kamu bisa coba dengan menghitung ulang untuk kebutuhan material bangunan lainya seperti:

Kebutuhan: genteng metal, Canal / Inkaso, Reng, skrup genteng, & sekrup baja.

 

Disclimer

Perhitungan baja ringan diatas merupakan metode secara sederhana, Hasil akhir dapat berubah-berubah sesuai dengan analisa dari masing-masing aplikator.

__Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *