Bab 7: Virtual Host di Nginx – Mengelola Multiple Domain dan SSL

Bab 7: Virtual Host di Nginx – Mengelola Multiple Domain dan SSL

Virtual host memungkinkan Nginx melayani beberapa domain dari satu server. Dengan virtual host, kamu bisa mengatur domain berbeda dengan konfigurasi, port, dan SSL sendiri, tanpa perlu server terpisah.


1. Konsep Virtual Host

Virtual host memungkinkan satu server IP melayani beberapa domain. Ada dua tipe:

  • Name-based Virtual Host: menggunakan server_name untuk membedakan domain.
  • IP-based Virtual Host: setiap domain menggunakan IP berbeda (jarang dipakai karena IP terbatas).

Contoh penggunaan umum:

example.com
blog.example.com
shop.example.com

Semua domain bisa dijalankan di server yang sama dengan virtual host berbeda.


2. Konfigurasi server_name

server_name menentukan domain yang dilayani oleh server block tertentu.

Contoh server block:

server {
    listen 80;
    server_name example.com www.example.com;

    root /var/www/html/example;
    index index.html;
}
  • example.com → domain utama
  • www.example.com → alias domain

Nginx akan memilih server block dengan server_name yang cocok saat request masuk.


Materi lengkap lanjut ke:

READ :  Konfigurasi Nginx untuk SEO & PageSpeed: Optimasi Website Production