Apa itu ARA & ARB dalam Trading Saham

Ada 2 istilah ARA, ARB, LOW, HIGH, OPEN dalam proses trading, perdagangan saham untuk setiap harinya dibuka pukul 09.00 – 12.00 (sesi 1)

ARA

Auto Reject Atas, yaitu persentase batas kenaikan harga tertinggi dari sebuah saham. Ketika harga saham naik hingga mencapai rentang harga atas, maka akan terkena ARA. Ciri-ciri saham yang terkena ARA adalah tidak ada lagi order di antrian jual (offer) pada moment hari mendekati jam tutup perdagangan

ARB

Auto Reject Bawah, yaitu persentase batas penurunan maksimum yang diperbolehkan untuk harga saham dalam satu hari perdagangan. Ketika harga saham turun secara signifikan dan mencapai rentang bawah, maka akan terkena ARB. Ciri-ciri saham yang terkena ARB adalah tidak ada lagi order di antrian beli (bid), pada moment hari mendekati jam tutup perdagangan.

READ :  Emergency Fund: A Financial Safety Net for Uncertain Times

High

Adalah harga tertinggi 1 lembar saham pada waktu akhir sesi penutupan trading perdangan saham hari itu.

Low

Adalah harga terendah 1 lembar saham pada waktu akhir sesi penutupan trading perdangan saham hari itu.

Open

Merupakan Harga 1 lembar saham = Offer, antrian order pembelian hari ini atau kemarin yang akan di eksekusi / diperdangkan (trade) pada waktu pasar saham buka.

Update : 27 Jun, 2024