Jualan COD : Resiko Tinggi, Seller RUGI + Bangkrut

Pembayaran COD : Jualan Online Resiko Tinggi Gagal Bayar + Return

Seller, penjual online kalau bisa jangan tergiur dengan yang namanya COD, karena akan membut pusing 7 keliling dimana enak diawal karena orderan pasti banyak endinya boncos rugi bandar boz, karena resiko sangat tinggi return barang.

Disclaimer : Konten ini berisi edukasi jual online untuk seller, berdasarkan realita di lapangan tentang COD.

COD : Bayar di tempat ? Enak bgt… tinggal pesan barang sampai pembeli menghilang atau tidak sanggup bayar dengan 1000 alasan terus ini yang terjadi dilapangan, bayangkan punya 1000 orderan COD 30% return = Bangkrut ++, niatnya cari untung hasil BUNTUNG.

Pokoknya jangan dan hindari jauh2 nama COD, karena jual beli tidak ada komitmen 0% pembeli bisa hilang bebas tanpa beban , belum masalah okmum ekpedisi yang ogah2 follow Up menjadikan COD menjadi runyam.

Kata siapa aku jualan COD lancar2 saja? !!!

WOOOOiiiiiii…. Bangun, kamu kira admin disini bukan bekas seller yang rugi bandar karena sistem jualan COD , hanya manis diawal ending ZONK ! rugi sudah bayar iklan, + harus ganti kerugian bayar ongkos kirim balik barang , coba hitung biaya operasioanl + jumlah orderan return (Bikin GILA).

 

COD 100% Merugikan Penjual Online

Ya, itu yang dialami banyak seller, penjual online di indonesia karena manisnya janji COD, tanpa garansi komitmen dari pembeli begitu enak langsung kirim paket begitu dapat konfirmasi pihak expedisi paket return, MAU APA LHO……..

review data return COD #1

Laporan Oknum Kurir COD.

Masih mau jualan online pakai cara bayar COD ? , Gua sih OGAH 1000X……….

Ok, Secara sistem dan mekanisme pembayaran COD itu tidak memberikan komitmen pembelian (0% jaminan), calon pembeli bisa suka2 menolak return barang dgn 1000 kondisi + alasan.

 

Dimana Bisa Jualan Bayar COD

Ingat jualan cod masih bisa di aplikasikan untuk kamu seller yang menjual produk, jasa secara lokal (1 kecamatan) maksimal radius 10-25km, hitungan jika gagal transaksi karena pembeli menghilang atau ALAMAT Palsu cuma rugi bensin AJA… Ya, tapi masih rugi.

Pembayaran COD hanya cocok untuk:

  1. Orang yang sudah kenal
  2. Alamat diketahui secara real dan pernah berkunjung
  3. Radius 10-25 KM (tp kadang masih rugi).
  4. Ya itu AJA.

 

Bagaimana Jualan COD Untung + Aman ?

Masih bertanya bagaimana cara jualan COD aman dan Untung !!!!!

WOOOO!…Sadar, COD tanpa komitmen, pembeli bebas batal + 1000 Alasan , memang seller bisa apa??? +++ ditambah kelakuan OKNUM Kurir yang tidak followUP , buat aja laporan pembeli : tidak respon, tidak punya uang, alamat palsu (100 alasan lainya).

STOP CODan… jualan saja yang aman = Transfer dulu baru barang kirim itu baru untung, kalau seller tidak percaya bisa pakai platform pihak k-3 seperti tokopedia / shopee.

 

HAPUS Pembayaran COD, Jualan Online Biasa AJA

Artinya kamu bisa menjual barang atau jasa di promosikan lewat Google, Ads FB / IG atau lainya nanti buat landingpage, website toko online > semua pembayaran diarahkan diawal selanjutnya baru kirim paket = UNTUNG.

Cara bayar bisa bank transfer, pembayaran digital, dll (intinya terima pembayaran diawal).

 

SOLUSI Masalah COD !

Gak ada solusi masalah jualan bayar COD karena RESIKO Return barang Tinggi, mau pakai cara konfirmasi ulang alamat 100x, verifikasi KTP pembeli, No. Telepon Cadangan atau apapun kalau sudah dilapangan hanya ada 2 faktor:

  • Pembeli Menghilang, Gak Respon, Gak Mau bayar, Alamat Palsu
  • Oknum Kurir Ogah2an

Verifikasi KTP /  No. Telpon Cadangan = ZOOOONK !, Masalah utama adalah sebelum dana uang dipegang, atau masuk ke rekening penjual sebuah transaksi jual beli belum DEAL (sepakat) di IKAT, Terus mau APA ????

__OK, Selesai.

Updated: January 13, 2024