Filter Udara Racing Vs Standar Motor / Mobil ?

Ingin menggunakan filter udara racing untuk harian ? baca informasi dibawah biar gak gagal paham

Perbandingan efek postif / kelebihan dan efek nagatif jika menggunakan part filter udara racing vs standar pabrikan untuk mobil dan motor harian.

Kebanyakan orang ingin mobil, motor bisa memiliki performa bagus baik dari sisi tenaga, speed namun dengan minimal budget salah satunya mengganti filter udara after market yang diclaim racing…………..

Filter Udata Racing

Kendaraan motor, mobil sama saja membutuhkan saringan udara sebagai campuran pembakaran dimesin, tentunya harus lancar dan bersih, filter udara racing ini tidak cocok untuk harian kalau dipakai untuk turun balap sirkuit Ok2 aja.

Bahan: Mirip serabut kain, kawat, karet (kadang ada part tambahan almunium)

Kekurangan / efek negatif:

  • Tidak cocok untuk harian
  • bahan lebih flow / kurang bagus meyaring debu atau kotoran kecil, tidak aman jangka panjang
  • Harga lebih mahal / mahal sekali seperi merk  K&N, Apexi, Simotta, FERROX
  • wajib sering2 bersihkan sensor MAF, Throttle Body, Intek Manipol, Dll (sistem aliran udara) jika di pakai harian
  • Pada periode tertentu ruang mesin, piston, klep, ring piston, silinder bisa lecet + kotor karena kotoran dan ini harus rajin bongkar mesin untuk bersih2 jika (apabila dipakai harian)

Kelebihan :

  • Aluran udara lebih lancar
  • Jika ingin mendapatkan performa maksimal perlu upgrade juga sistem Pengapian, Remap, Exhaust, part mesin lainya karena filter racing adalah part pendukung… ini khusus untuk balap di race // bukan untuk harian
  • Kenaikan performa tenaga / Speed khususnya pada saat akselerasi gas.
  • Jika kotor Part bisa dicuci pakai ulang selama kondisi masih bagus / layak pakai.
  • masa pakai lebih panjang jika rawat.

 

Filter Udara Standar Pabrikan

Ingat pabrikan mobil, motor telah melakukan uji riset penggunaan jangka panjang sebelum kendaraan dijual dipasaran termasuk penggunaan part filter udara dimana fungsi menyaring sebaik mungkin partikel kotoran / debu yang dapat mengotori mesin yang berefek pada performa mesin.

Bahan: kertas (kadang juga busa), kawat, karet

Kekurangan:

  • Performa standar2 aja
  • Sekali pakai, kotor parah ganti baru
  • Masa pakai lebih pendek

Kelebihan:

  • Harga part jauh lebih murah seperti merk denso, sakura
  • Dapat menyaring secara baik debu / kotoran kecil aman jangka panjang
  • Tidak harus rajin bersih sistem udara / ruang mesin
  • Low maintenence
  • Part mesin menjadi lebih bersih, awet seperti : sensor MAF, busi, dll.

Disclaimer

Banyak kesalahan pahaman di pasar menggunakan filter udara racing sebagai harian yang efeknya semua part cepat kotor ini tidak sebanding dengan sedikit sekali kenaikan performa mesin (alih2 aliran udara lebih plong aja..) — Kata sebagian mekanik bengel resmi……… he,,,he,,,,,he,,,

Ingat filter racing apapun merk, bentuknya tidak cocok untuk harian apalagi jalanan banyak debu seperti kalimantan, sumatera, sulawesi, dll.

Jika masih bandel menggunakan untuk harian maka wajib diimbangi rajin bersih2 ruang bakar dan sistem saluran udara sehingga part tidak mudah rusak.

Admin sendiri telah mencoba filter udara model racing, memang tarikan terasa lebih mantap dan power sidikit nendang, sampai saat ini masih menggunakannya,,, dengan perawatan rutin bersih2 minimal 2-3 bln sekali.

Jujur memang lebih enak filter yang tipe racing (modif2 ringan) walaupun mobil part2 masih standar cuma exhouse / catalyst converter di lepas… biar lebih los plong………….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *