Cara & Manfaat Internal Link Blog untuk SEO Google

Teknik Link building (Backlink) SEO Blog dengan Internal Link, dapat rangking di Google

Internal link adalah hyperlink yang menargetkan domain (dalam 1 web) yang sama dimana link tersebut berasal. Atau bisa diartikan link Aktif yang ditargetkan menuju halaman / Post lain dalam satu website.

Manfaat link internal secara umum menghubungan antara halaman / artikel yang satu dengan halaman lainnya sehingga menciptakan struktur website yang memudahkan pengunjung menjelajahi semua konten di dalam suatu blog.

jenis link internal yang bagus untuk seo adalah rel=dofollow, artinya bot google dapat merayapi dan index.

 

Efek & Manfaat Internal link dalam SEO blog

Simak baik2 penjelasan tentang internal link, Tingkatkan SEO Blog: Tautan internal juga penting untuk mesin pencari. Melalui tautan internal Anda dapat menyebarkan tautan dan membangun arsitektur situs.

1. Dapat menentukan prioritas halaman yang akan di rangking

Apabila pembuatan internalink dikerjakan secara benar akan sangat bagus untuk SEO halaman / artikel unggulan, jika saya punya halaman A = konten unggulan , maka perlu konten pendukung halamaan B,C,D,E sebagai konten pelengkap yang nantinya ada link internal balik ke halaman A.

Skor SEO Halaman A, akan semakin kuat dibandingkan halaman lainya tentunya google akan index & mudah merangking halaman A, walaupun dalam konten halaman A ada link menuju halaman pendukung.

Skema link internal diatas sangat bagus dalam membangun link internal guna menjadikan salah satu konten menjadi prioritas yang akan dirangking oleh google.

 

2. Halaman Cepat di Index jika ada intenal link

Bot Google mengunjungi setiap situs secara berkala guna mengcrawler konten-konten. Istilahnya melakukan pengindeksan yang akan digunakan untuk database Google dan memberi rangking

Kabar baiknya, bot Google membutuhkan internal link supaya proses pengindeksan lebih cepat. Tanpa struktur internal link yang bagus, bot Google akan kesulitan melakukannya.

 

3. Internal Link Bagus kepada UX (User Experience)

Bagian yang tak kalah penting dari internal link akan membuat pengunjung bahagia / User experience, melalui mesin pencari berharap mendapatkan semua informasi yang dicari ada di halaman blog.

Internal link yang relevan akan membuat pengunjung mendapatkan konten2 pendukung informasi yang dibutuhkan secara lengkap dalam 1 blog.

 

4. Persentase Bounce Rate Kecil

Bounce rate dan time on site untuk jenis blog tertentu menjadi indikasi penentu apakah konten bagus, berkualitas & memenuhi standar kualitas pengguna internet.

% Bounce rate = rata2 lama waktu user (pengunjung) ada dalam blog sampai pindah [klik link] ke halaman lainya, secara umum  skor: 50 – 90%, semakin kecil semakin bagus yang artinya user semakin nyaman di blog.

Internal link akan membuat bounce rate tetap rendah karena berpotensi mendorong pengunjung melakukan klik pada link-link yang terpasang ke konten lainya dalam 1 blog.

Tools check skor Bounce rate menggunakan google analytics yang telah dipasang di blog sebelumnya.

 

Berapa banyak jumlah link internal dalam 1 konten

Jumlah link internal dalam 1 konten artikel secara umum adalah 1-4 link, namun ideal yang bagus untuk SEO adalah 1-2 itu sudah cukup.

Jangan over membuat internal link sehingga memiliki efek buruk yang akhirnya menuju pada konten SPAM = buruk untuk SEO Google.

 

Cara Membuat Internal Link di Blog (WordPress)

Ada 2 cara membuat / membangun link internal:

  • Manual (tulis manual link)
  • Auto (bantuan plugin WordPress)

Apa nama plugin untuk membangun backlink internalink yang bagus & aman untuk SEO google: “internal links manager”.

Internal Links Manager

ket: cukup di install & tanpa perlu seting, sehingga sangat mudah digunakan dalam membuat internalink auto di wordpress berdasarkan keyword + link tujuan.

Sistem kerja plugin internal link adalah: buat link baru yang di isi keyword2 + pembatasan auto link dalam 1 konten, informasi panduan.

Cara Penggunaan

  1. Pilih item menu “Add new link”
  2. Tentukan judul (terutama untuk penggunaan internal)
  3. Masukkan URL (Ke mana kata kunci harus dihubungkan?)
  4. Tetapkan kata kunci, pisahkan koma (kata kunci1, kata kunci2, dll.)
  5. Opsional setel nofollow (Haruskah searchengine mengikuti tautan ini?)
  6. Pilih target tautan (Buka tautan di tab yang sama atau di tab baru)
  7. Klik simpan

Fitur:  Analisa links masuk & Bisa custome URL link internla tujuan (jumlah keyword tidak terbatas).

Baca juga:

https://www.seosatu.com/cara-membangun-internal-links-untuk-seo/

 

Penutup

OK__ Semoga manfaat. jika ada pertanyaan bisa kirim lewat komentar!



Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *