Penyebab Mobil Limbung / Body Roll di tikungan

Masalah utama kenapa mobil mengalami kondisi limbung – bodyroll pada saat jalan di tikungan belokan tajam

Memiliki kendaraan khususnya mobil pasti akan mendampakan sebuah mobil yang fun to drive, dimana akan memberikan kenyamanan saat berkendara & aman.

Namun kadang ada masalah mobil limbung, oleng, body roll yang sangat mengganggu dan tentu saja ini bahaya jika dalam kecepatan tinggi khususnya di jalan tol yang menikung.

 

Penyebab & masalah mobil limbung

Bodyroll – limbung itu kondisi dimana mobil goyang2 miring tidak argonomis dimana akan dirasakan oleh penumpang menjadi mual & pusing utamanya di saat laju jalan tikungan tajam.

Berikut alasan kenapa mobil bisa limbung:

  1. Ground clearance mobil tinggi > 200 mm, biasanya jenis mobil mini SUV / Medium SUV seperti: Totota Rush, Daihatsu terios, Totota fortuner, Pajero sport. Mobil jenis ini memiliki tingkat kelimbungan yg cukup tinggi.
  2. Shockbreaker Rusak, Bocor – Apabila kondisi shockbreaker sudah rusak tentu tidak dapat menjaga kesimbangan mobil (peredam kejut / kemiringan gaya grafitasi) saat jalan di belokan.
  3. Ban Kurang Anging, Tekanan angin yang kurang dibawah standar pabrikan maka akan meyebabkan limbung karena ban tidak bisa menjaga grip – kesimbangan untuk meredam gaya grafitasi.
  4. Jenis sasis  ladder frame, desain sasis panjang dipakai oleh mobil jenis truk, pikap, sebagian SUV, dan kendaraan berat (heavy duty), efek negatif body roll / limbung tinggi karena sassi tidak rigit.

Note: Ground clearance / tinggi mobil adalah sejumlah ruang di antara dasar dari ban kendaraan dengan bagian bawah chassis. Ground clearance biasanya diukur dengan aturan standar: mm.

 

Solusi atasi limbung / body roll mobil

Limbung atau body roll mobil kadang menjadi bawaan mobil karena memiliki Ground clearance yang tinggi & jenis sasis body menggunakan tipe: ladder frame, khususnya mobil mini / SUV: Totota Rush & Daihatsu Terios, Pajero & fortuner.

  1. Cara paling tepat untuk mengatasi masalah limbung mobil adalah menjadikan GC / ground clearance (tinggi mobil) lebih rendah 150-170 mm, dengan cara ganti coil spring (per) shockbraker lebih pendek (ceper).
  2. Pasang stabilizer stabilizer strut bar tambahan sehingga efek limbung bisa diminamalis
  3. Pastikan tekanan ban lebih 2-3 bar dari pabrikan, sehingga laju mobil lebih stabil
  4. Ganti velg dengan tapak lebih lebar namun masih dalam batas wajar.
  5. Pasang karet Dumper, menjadikan kinerja ayunan spering shockbraker lebih stabil & minim
  6. Pilih karakter shockbraker / per yang tinggak empuk: medium – keras

 

Disclaimer

Cara2 diatas bisa mengurangi bodyroll limbung mobil sekitar 85-97%, ya jelas tdk bisa 100%, mobil akan menjadi lebih rigit, ketinggian mobil akan lebih rendah (ceper) & shockbraker tidak2 mantul2.

 

Penutup

OK_ semoga info tentang masalah mobil limbung / bodyroll ini bisa menjadi tambahnya wawasan di dunia OTO, sehingga mobil lebih nyaman & aman siap melahap jalan tikungan…. Wus2.



Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *