Harga Terbaru Atap Onduline Baja Ringan + Biaya Pasang

Atap Onduline Baja Ringan: Jenis & Harga Terbaru (Paket Lengkap) + Biaya Pasang

Atap onduline adalah material penutup rumah yang terbuat dari daur ulang serat selulosa yang dikombinasikan dengan bitumen. Proses pembuatannya melibatkan panas dan juga tekanan yang sangat tinggi. Itulah mengapa atap satu ini sangat kuat.

Ciri lain dari atap ini ialah ringan dan juga bergelombang.

Atap yang satu ini memiliki kualitas yang sudah teruji dan dapat digunakan untuk berbagai model atap, baik dengan rangka atap kayu ataupun baja ringan.

Alasan Memakai Atap Onduline

1. Hemat Biaya Pemasangan dan Perawatan

Pada intinya atap onduline tidak memerlukan perawatan khusus yang rutin. Daya tahan onduline yang kuat, juga menjadi pertimbangan, karena sudah pasti akan menghemat biaya perwatan nantinya.

2. Mudah Dibentuk dan Serba Guna

Selain dipakai untuk atap onduline juga sering di pakai untuk pembuatan kanopi, garasi dan lain2 karna warna yang bermacam-macam dan bagus.

3. Peredam Suhu dan Suara

Kabarnya, atap onduline juga mampu meredam kebisingan suara hingga 30%. Disaat siang, suhu panas akan diredam cukup besar agar ruangan tetap sejuk. Dan saat malam tiba, suhu dingin diluar akan diredam, agar ruangan tetap hangat.

4. Anti Karat dan Korosi

Karena tidak mengandung unsur asbes dan metal, atap onduline dapat dipastikan tidak akan berkarat dan korosi. Tentu saja akan mencegah terjadinya lapuk pada material onduline. Dengan begitu, onduline bisa bertahan sangat lama.

5. Kekuatan dan Daya Tahan terjamin

Atap onduline dapat digunakan di seluruh wilayah geografis karena kekuatan onduline bisa bertahan dari terpaan angin hingga 192 km/jam dan mampu menahan getaran hingga 6,5 SR.

6. Lentur, Ringan dan Anti Pecah

Salah satu kelebihan fantastis dari onduline diantaranya lentur, ringan dan anti pecah meskipun menerima tekanan yang cukup berat.

7. Bersifat Non-Combustible

Onduline bersifat tidak membesarkan api karna terbuat dari bahan bitumen (termasuk di dalamnya genteng onduvilla dan genteng bardoline) yang memiliki ketahanan terhadap api.

Kekurangan Atap Onduline

  • Atap Onduline cepat kusam, warna atap jenis genteng onduvilla dan bardoline tidak dapat bertahan lama.
  • Sering terjadi rembesan air pada jahitan jahitan tertentu
  • Kurang cocok dipasangkan pada kayu, karna bisa pelapukan lebih cepat.

Jenis, Harga Atap Onduline

No Produk Onduline Harga
1 Adapter onduvila/onduline noir – gratis 4 sekrup Rp 178.950
2 Apron flashing 93×19 cm Black Rp 248.600
3 Atap Onduline 200×95 cm Red, Green, Brown, Black Rp 149.500
4 Onduline Classic (Paket) Rp 1.635.000
5 Genteng Onduvilla 15 buah Rp 757.500
6 Genteng Onduvilla Transparant Rp 309.000
7 Nok / ridge standar 100×50 cm Forest Green, Terracotta Rp 88.000
8 Nok / ridge standar 100×50 cm Red, Green, Brown, Black Rp 80.000
9 Onduband 15×10 cm Lead (black) Rp 320.000
10 Onduband 20×10 cm Red Rp 385.000
11 Onduclair 200×95 cm Transparant Rp 245.000
12 Atap onduline transparant (2000x950x3 mm) Rp 309.000
13 Ondulair 15×5 cm Black Rp 288.850
14 Ondumastic 310 mm Rp 66.700
15 Safe top nail 70 mm Rp 1.100
16 Skylight 82,5×66,9 cm Black Rp 713.250
17 Speedy screw 65 mm Rp 1.100
18 Verge standar 110×41 cm Red, Green, Brown, Black Rp 73.000

Note : Harga tersebut kami rangkum dari berbagai situs jual beli termasuk toko material terdekat dan dapat berubah sewaktu waktu pada masing2 daerah.

Biaya Pasang Atap Onduline

Harga, biaya pasang atap onduline tidak dapat ditentukan seketika karna jasa pasang menyediakan tarif dan spesifikasi yang berbeda-beda.

Untuk area jawa tengah (Semarang, Solo dan sekitarnya) tarif pasang atap onduline sekitar Rp. 12.000 per meter persegi.

Atap Onduline Sering Dipakai Pada :

  1. Rumah
  2. Hotel
  3. Peternakan
  4. Industri
  5. Oversheeting
  6. Undersheeting
  7. Wall cladding
  8. Perbaikan dan Pemeliharaan Atap Rumah.

Cara, Tahap Pemasangan Atap Onduline 

1. Persiapan Dudukan

Dudukan atap harus memiliki ukuran yang tepat agar dapat memberikan topangan diantara kaso-kaso. Set dudukan atap di titik tengah kaso-kaso seperti ditunjukkan pada gambar di sebelah kiri.

Tempatkan rangka dudukan atap pengisi pada kaso-kaso yang bersilangan dengan rangka dudukan hingga rangka dudukan penuh berbentuk persegi.

2. Pemotongan

Tandai lembaran atap dengan spidol, kemudian potong menggunakan gergaji yang ujungnya diminyaki. Akan lebih baik jika atap dipotong menggunakan gergaji mesin.

3. Layout Lembaran

Mulai memasang lembaran atap pada sisi yang terjauh dari arah terpaan angin. Untuk deretan atap berikutnya, potong lembaran setengah ( secara vertikal ), dan gunakan potongan tersebut di tepi agar deret membentuk pola layout seperti memasang batu bata ( pada gambar dikiri, bagian sisi deret kedua lembaran 5 dan 6 tepat berada di bagian tengah deret atap pertama lembaran 1 ).

4. Pemakuan (1).

Gunakan hanya paku berkepala pengaman pada kayu; periksa apakah sisi dan ujung lembaran atap sudah benar. Gunakan benang penggaris agar pemasangant atap tetap rata.

5. Pemakuan (2).

Paku ditancapkan di setiap gelombang lembaran atap pada rangka dudukan dan pada ujung-ujung pertemuan dua sisi lembaran yang saling bertumpuk ( overlap ), serta pada salah satu sisi pertemuan vertikal. Tancapkan juga pada setiap gelombang atap yang bertemu rangka dudukan.

6. Detail Talang Air.

Jarak maksimum lembaran atap yang menjorok diatas saluran talang adalah 7cm. Kurangi jarak rangka dudukan pertama dari tepian secukupnya.

7. Penopang Talang Air

Dikembangkan untuk digunakan pada sistem Oversheeting dan Ondutile, penopang talang curahan air ini dapat juga digunakan untuk mengurangi jarak lembaran atap yang menjorok di atas saluran talang.

8.Pemasangan Bubungan (1).

Tempatkan papan bubungan dan rangka dudukan penopang. Pasang rangka dudukan penopang kedua, dengan posisi sesuai kerapatan atap. Lembaran atap dan bubungan kemudian dapat dipasang.

9.Pemasanagan Unit Bubungan (2).

Mulai pasang bubungan pada bagian atap yang terjauh dari arah terpaan angin dan buat tumpukan ( overlap ) 12.5cm. Gunakan benang penggaris untuk meluruskan, kemudian paku pada setiap gelombang.

10.Pemasanagan List Plang (1).

Pasang dan kencangkan kayu pada bagian tepian / list plang yang bersinggungan dengan bagian akhir Atap Onduline. Unit tepi atap onduline kemudian dapat dipasang dan dipaku pada posisinya.

11.Pemasangan List Plang (2).

Alternatif lainnya, pasang papan yang bersinggungan dengan bagian bawah gelombang terakhir lembaran atap onduline di bagian tepi dan bagian gelombang yang menjorok. lipat dan paku pada posisinya.

Cara Pemasangan Nok Onduline 

  1. Jarak Overlap Sayap NOK dan Lembaran Min.13 cm.
  2. Jarak Overlap NOK Samping Min.12,5 cm.
  3. Overlap antar NOK disesuaikan dengan Interlock.
  4. a.Rangka Besi menggunakan 8 Buah sekrup Tiap NOK (4-4).
    • b.Rangka Kayu menggunakan 16  buah paku tiap NOK (8-8).


Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *