Jenis-jenis Asuransi, Prinsip dasar, dan Manfaatnya

Asuransikan diri anda mulai dari sekarang

Asuransi berasal dari bahasa Inggris, yaitu “Insurance” yang artinya pertanggungan. Asuransi merupakan perjanjian dua belak pihak antara perusahaan asuransi dan nasabah (dalam asuransi itu disebut dengan pemegang polis) .

Dalam perjanjian tersebut menyatakan bahwa, perusahaan asuransi menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian kepada pemegang polis karena kerugian, kerusakan/sakit, atau kehilangan.

# Jenis-jenis Asuransi

1. Asuransi Pendidikan, Asuransi yang memberikan jaminan pendidikan kepada pihak tertanggung.

2. Asuransi Jiwa, Merupakan jenis asuransi yang memberikan jaminan atas kematian seseorang yang tertanggung dengan memberikan keuntungan finansial.

3. Asuransi Kesehatan, Yaitu jenis asuransi yang memberikan pertanggungan untuk masalah kesehatan yang diakibatkan oleh kecelakaan atau penyakit.

4. Asuransi Kendaraan, Merupakan jenis asuransi yang memberikan layanan asuransi terhadap kendaraan yang mengalami kerusakan, kecelakaan, kehilangan, dan lain sebagainya.

5. Asuransi Bisnis, Jenis layanan ini meliputi kerusakan, kehilangan, dan kerugian dalam jumlah yang cukup besar namun di sesuaikan dengan kebijakan perusahaan asuransi yang telah disepakati. Asuransi bisnis umumnya dimiliki oleh perusahaan – perusahaan seperti perusahaan manufaktur, jasa, dagang, dan lain sebagainya yang dalam kegiatan bisnisnya memiliki resiko.

6. Asuransi Propertie, Asuransi jenis ini umumnya memberikan pelayanan terhadap pelindungan pemilik rumah dari resiko seperti properti pribadi, kerusakan tempat tinggal, dan kerusakan pada barang – barang pribadi. Layanan asuransi ini termasuk melindungi dan memberikan keringan jika di suatu hari terjadi sebuah kecelakaan pada rumah atau barang yang di tanggungkan seperti kebaran dan lain sebagainya.

NOTE : Asuransi tambahan dengan fitur yang berbeda-beda bergantung dari layanan asuransi yang ditawarkan.

#Unsur dalam Asuransi

1. Premi

Premi merupakan kewajiban yang harus dibayar tertanggung (yang akan diikutsertakan dalam asuransi) kepada perusahaan asuransi.

2. Polis asuransi

Pihak yang membayarkan premi tadi, memiliki hak untuk mendapat polis. Polis asuransi itu sendiri merupakan surat kontrak atau perjanjian yang dikeluarkan pihak asuransi kepada tertanggung. Apa saja isi polis asuransi tersebut? Isinya segala ketentuan yang menjamin apa saja kerugian yang ditanggung pihak asuransi hingga data tertanggung secara jelas.

3.Klaim

klaim merupakan proses pengajuan untuk permintaan penggantian ganti rugi dari kerugian yang dialami.

# Prinsip dasar Asuransi

  • Insurable interest (Kepentingan yang Dipertanggungkan)
Hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.
  • Utmost good faith (Kejujuran Sempurna)
Suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material (material fact) mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik diminta maupun tidak. Artinya adalah: si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan si tertanggung juga harus memberikan keterangan yang jelas dan benar atas objek atau kepentingan yang dipertanggungkan.
  • Proximate cause (Kausa Proksimal)
Suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.
  • Indemnity (Indemnitas/Kerugian)
Suatu mekanisme di mana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian (KUHD pasal 252, 253 dan dipertegas dalam pasal 278).
  • Subrogation (Subrogasi)
Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.
  • Contribution (Kontribusi)
Hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.

# Resiko yang akan disetujui pihak asuransi

1. Harus Termasuk Dalam Risiko Murni dan Termasuk Risiko Khusus

Dengan kata lain risiko tersebut muncul secara tidak terduga dan dapat menimpa siapa saja. Contohnya risiko kecelakaan maupun risiko meninggal dunia.

2. Dapat Diukur dengan Uang

Hal Ini berarti pengalihan risiko dinilai dari segi finansial, bukan dari emosional tertanggung. Contohnya pada asuransi jiwa, pihak asuransi hanya dapat memberikan pengalihan berupa uang yang telah dipertangunggkan, tanpa bisa menghidupkan kembali pihak yang meninggal.

3. Bersifat Sama dan Dalam Jumlah Besar

Banyaknya risiko serupa menjadi penilaian pihak asuransi untuk menentukan perkiraan besarnya kerugian yang terjadi. Hal-hal khusus, seperti koleksi perangko, akan sulit diasuransikan karena pihak asuransi sulit menentukan besaran nilai pertanggungan, Itu disebabkan nilainya bergantung dari kesukaan subjektif.

4. Terjadi Secara Kebetulan dan Tidak Disengaja

Pihak asuransi tidak mau bertanggung jawab dalam pengalihan risiko dari kerugian yang mungkin timbul akibat kesengajaan. Sebagai contoh, tidak ada nilai pertanggungan bagi seseorang yang masuk rumah sakit akibat mencoba bunuh diri.

5. Dapat Dibuktikan

Dalam hal ini pihak asuransi menuntut bukti yang sah dari kerugian yang Anda alami sebelum mengeluarkan ganti ruginya. Sebagai contoh, ketika Anda kehilangan mobil yang telah diasuransikan, Anda harus memiliki surat keterangan polisi yang menyatakan kehilangan tersebut sampai akhirnya baru dapat mengajukan klaim kepada pihak asuransi.

6. Mengandung Kerugian Bagi Tertanggung

Bahwa risiko yang Anda asuransikan haruslah menyangkut tentang diri Anda sendiri. Jika risiko tersebutnya nyatanya hanya berdampak pada orang lain, pihak asuransi tidak dapat mengalihkan risikonya. Sebagai contoh, Anda tidak dapat mengasuransikan motor tetangga Anda sebab jika motor itu hilang atau rusak, yang menderita kerugian bukan Anda, melainkan tetangga Anda.

CONTOHNYA :

  • Risiko cacat akibat mengendarai kendaraan bermotor.
  • Risiko hancurnya kendaraan akibat kecelakaan.
  • Risiko tidak dapat melanjutkan pendidikan dikarenakan hilangnya pendapatan orang tua.
  • Risiko terbakarnya bangunan akibat korsleting listrik.
  • Risiko hilangnya penghasilan akibat meninggal.
  • Risiko rusahnya rumah, kendaraan, dan harta benda akibat kebakaran ataupun bencana alam.
  • Risiko kehilangan harta benda akibat pencurian.

# Manfaat menggunakan jasa Asuransi

1. Menghadirkan Rasa Aman

Asuransi memberikan rasa aman untuk menghadapi  semua itu sehingga Anda dapat lebih berkonsentrasi dalam beraktivitas dan mengembangkan diri. Hidup Anda pun akan lebih tenang karena merasa terlindungi.

2. Memberi Kepastian

Dari risiko yang bersifat tidak pasti, Anda dapat memperoleh kepastian dari asuransi. Artinya, Anda sudah dapat memperkirakan biaya atau akibat finansial dari risiko yang bisa muncul kapan saja dengan nilai yang relatif pasti.

3. Tempat Menabung dan Investasi

Pada jenis tertentu, terdapat fasilitas asuransi yang memiliki nilai tunai jika tidak terpakai atau tidak ada pengajuan klaim. Jenis seperti itu disebut whole  life ataupun endowment. Bahkan sekarang, ada asuransi yang digabungkan dengan investasi yang dikenal dengan istilah unit link. Dari jenis tersebut, asuransi bukan hanya dapat mereduksi risiko pada diri maupun aset Anda, melainkan pula dapat menjadi sarana untuk menabung dan alat untuk berinvestasi.

4. Meminimalisasi Risiko Kerugian

Sesuai fungsi utamanya sebagai pengalih risiko, asuransi tentu saja dapat membuat potensi kerugian yang Anda bisa alami dari risiko tertentu menjadi seminimal mungkin. Hal inilah yang membuat asuransi dikenal sebagai pereduksi risiko.

5. Meningkatkan Kegiatan Usaha

Bayangkan jika tempat usaha Anda tiba-tiba hancur ataupun aset di dalamnya lenyap. Tentu Anda harus menyediakan dana besar untuk penggantiannya agar usaha terus berjalan. Dengan asuransi, kerugian dari hal tersebut dapat ditanggungkan kepada pihak asuransi sehingga dana yang ada bisa dipakai untuk meningkatkan kegiatan usaha Anda.

Demikian ulasan detail mengenai asuransi, tertarik untuk mengasuransikan diri anda? Kunjungi Cara mudah daftar asuransi.Tersedia cara daftar online maupun offline.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *